HUBUNGAN OBESITAS DENGAN RISIKO OBSTRUKTIF SLEEP APNEA PADA MAHASISWA DI STIKES JENDERAL ACHMAD YANI CIMAHI

  • Galih Jatnika

Abstract

Berat badan berlebih dan obesitas merupakan suatu kondisi kelebihan lemak tubuh dan dapat berisiko menimbulkan berbagai macam permasalahan kesehatan. Obesitas dapat dialami oleh siapa saja akan tetapi data menunjukkan bahwa obesitas ditemukan lebih banyak pada tingkatan usia anak dan remaja. Obesitas apabila tidak ditangani dapat berisiko menimbulkan berbagai macam penyakit diantaranya penyakit jantung, diabetes mellitus tipe 2, asma, kanker dan salah satunya gangguan obstruktif sleep apnea (OSA). Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan antara obesitas dengan risiko OSA pada mahasiswa tingkat I di Stikes Jenderal A. Yani Cimahi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif korelasional. Metode penentuan sampel dengan menggunakan ketentuan jumlah sampel minimal pada penelitian deskriptif yaitu sebanyak 30 responden. Parameter untuk obesitas dengan melakukan pengukuran indeks massa tubuh (IMT) dan risiko OSA dengan menggunakan Epworth sleepiness scale. Selanjutnya data yang didapatkan dianalisis dengan uji Mann Whitney. Hasil penelitian untuk gambaran berat badan didapatkan sebanyak 24 responden termasuk kategori berat badan berlebih dan sisanya sebanyak 6 responden termasuk kategori obesitas. Gambaran risiko OSA didapatkan bahwa sebanyak 27 responden termasuk kategori normal atau tidak berisiko OSA, kemudian sebanyak 2 responden termasuk kategori risiko ringan OSA dan hanya ditemukan sebanyak 1 responden mengalami risiko sedang OSA. Uji hubungan didapatkan nilai p value 0,584 (p value > 0,05) berarti Ha ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan secara statistik antara obesitas dengan risiko OSA pada mahasiswa tingkat I TA 2016/2017 di Stikes Jenderal A. Yani Cimahi. Berdasarkan hasil penelitian ini maka peneliti memberikan saran bagi responden untuk berusaha menurunkan berat badan untuk menghindari timbulnya berbagai macam risiko penyakit akibat kegemukan yang salah satunya adalah risiko OSA dan diperlukan penelitian lanjutan dengan mengambil perbandingan yang sama antara jumlah responden dengan berat badan berlebih dengan responden yang memiliki berat badan obesitas

Published
2018-03-16
How to Cite
JATNIKA, Galih. HUBUNGAN OBESITAS DENGAN RISIKO OBSTRUKTIF SLEEP APNEA PADA MAHASISWA DI STIKES JENDERAL ACHMAD YANI CIMAHI. Jurnal Kesehatan Kartika, [S.l.], v. 12, n. 2, p. 29-36, mar. 2018. ISSN 1907-3879. Available at: <http://repository.stikesayani.ac.id/index.php/Jurnal_Kartika/article/view/276>. Date accessed: 22 may 2019.